Posted by : Irsyad The SkyZ
Senin, 03 Juni 2013
Tipe Elemen : Fuuton (angin)
Pengguna : Naruto Uzumaki
Klasifikasi : Ninjutsu
Tipe Jutsu : Serangan
Jarak Serang : dekat- Jauh
Rank : S
Teknik yang dikembangkan dari rasengan, dengan memasukan cakra angin milik Naruto, maka terciptalah bentuk seperti shuriken yang berputar dengan cepat. Kakashi dan Yamato yang mengusulkan ide jutsu ini dan melatih Naruto, Naruto diajarkan mengalirkan cakra anginnya pada daun hingga terpotong, dan kemudian membelah air terjun. Naruto kesulitan untuk memasukan cakra anginnya pada Rasengan dan hampir menyerah. naruto mengatakan ini seperti melihat ke kanan dan kiri secara bersamaan, namun saat kakashi mendengarnya, dia membuat bunshin dan kakashi dan bunshinnya melihat ke kiri dan kanan. hal itu memberikan inspirasi kepada naruto untuk membuat dua bunshin, dan berhasil menggunakannya. Naruto dan satu bunshinnya membuat Rasengan dan bunshin yg satunya lagi memasukan Cakra anginnya. Namun jutsu ini memakan Cakra yang besar,
Naruto sendiri saat menggunakan jutsu ini dalam keadaan normal, akan langsung kelelahan. Efek dari jutsu ini jika terkena dalam jarak dekat kepada musuhnya maka akan meledak dan terbentuk jarum-jarum yang menusuk musuhnya hingga ke selnya, sehingga tubuh korban akan hancur dari dalam. Korban pertama yang merasakan Kengerian dari jutsu ini adalah Kakuzu. sayangnya Naruto sendiri akan kena dampak luka di tangannya setelah menggunakan Jutsu ini.
Naruto berhasil mengembangkan serangan jurus ini dalam Mode Sage, dengan Cakra Sagenya Naruto dapat menggunakan Rasenshuriken tanpa kehilangan cakra miliknya, dia memodifikasi cara penggunaannya dengan dilempar, dengan ini akan mengurangi Resiko cedera ditangannya. Dengan dilempar, Rasenshuriken akan memotong apapun yang ada dihadapannya. hal ini memungkinkan Naruto menggunakan Rasenshuriken sebagai serangan Jarak Jauh.
Pengguna : Naruto Uzumaki
Klasifikasi : Ninjutsu
Tipe Jutsu : Serangan
Jarak Serang : dekat- Jauh
Rank : S
Teknik yang dikembangkan dari rasengan, dengan memasukan cakra angin milik Naruto, maka terciptalah bentuk seperti shuriken yang berputar dengan cepat. Kakashi dan Yamato yang mengusulkan ide jutsu ini dan melatih Naruto, Naruto diajarkan mengalirkan cakra anginnya pada daun hingga terpotong, dan kemudian membelah air terjun. Naruto kesulitan untuk memasukan cakra anginnya pada Rasengan dan hampir menyerah. naruto mengatakan ini seperti melihat ke kanan dan kiri secara bersamaan, namun saat kakashi mendengarnya, dia membuat bunshin dan kakashi dan bunshinnya melihat ke kiri dan kanan. hal itu memberikan inspirasi kepada naruto untuk membuat dua bunshin, dan berhasil menggunakannya. Naruto dan satu bunshinnya membuat Rasengan dan bunshin yg satunya lagi memasukan Cakra anginnya. Namun jutsu ini memakan Cakra yang besar,
Naruto sendiri saat menggunakan jutsu ini dalam keadaan normal, akan langsung kelelahan. Efek dari jutsu ini jika terkena dalam jarak dekat kepada musuhnya maka akan meledak dan terbentuk jarum-jarum yang menusuk musuhnya hingga ke selnya, sehingga tubuh korban akan hancur dari dalam. Korban pertama yang merasakan Kengerian dari jutsu ini adalah Kakuzu. sayangnya Naruto sendiri akan kena dampak luka di tangannya setelah menggunakan Jutsu ini.
Naruto berhasil mengembangkan serangan jurus ini dalam Mode Sage, dengan Cakra Sagenya Naruto dapat menggunakan Rasenshuriken tanpa kehilangan cakra miliknya, dia memodifikasi cara penggunaannya dengan dilempar, dengan ini akan mengurangi Resiko cedera ditangannya. Dengan dilempar, Rasenshuriken akan memotong apapun yang ada dihadapannya. hal ini memungkinkan Naruto menggunakan Rasenshuriken sebagai serangan Jarak Jauh.
